KONFIGURASI MAIL SERVER
A. Tujuan Pembelajaran
1. Mengetahui apa itu mail server dan webmail roundcube
2. Mempraktikkan cara membuat mail server dan mengkonfigurasikannya
B. Materi Pembelajaran
Mail server adalah server yang berfungsi untuk mengirim, menerima, dan menyimpan email. Mail server bekerja di belakang layar agar email dapat dikirim dari satu pengguna ke pengguna lain melalui jaringan internet atau jaringan lokal dengan menggunakan protokol SMTP . Mail server memiliki beberapa fungsi utama, yaitu: Menerima email dari pengirim, mengirim email ke server tujuan, menyimpan email pengguna, dan mengatur akun email (user dan password). Pada pembelajaran ini menggunakan aplikasi mail server seperti Postfix yang berfungsi sebagai SMTP Server dan digunakan untuk mengirim email, serta aplikasi Dovecot yang berfungsi sebagai POP3 dan IMAP Server untuk membaca dan mengambil email. Selain itu dapat juga menggunakan interface web yang terhubung ke mail server yang digunakan untuk membaca dan mengirim email melalui browser.
C. Alat dan Bahan
- File iso Debian
- Jaringan Internet
- Perangkat Client
D. Desain Topologi
E. Konfigurasi
1. Pertama tama, lakukan konfigurasi DNS Server terlebih dahulu. Jika sudah, tambahkan record address DNS untuk webmail. Arahkan hostname mail.team11.net ke IP 172.18.0.111 yang merupakan IP server mail & webmail.
2. Lalu, tambahkan DNS pada file 111
4. Lakukan verifikasi terhadap DNS Mail server.
5. Lakukan pengecekan terhadap DNS mail server dengan perintah nslookup untuk memastikan DNS mail terkonfigurasi dengan benar.
6. Selanjutnya, kita menginstal paket postfix, dovecot-pop3d, dan dovecot-imapd agar mail server dapat menjalankan protokol yang diperlukan.
7. Selanjutnya, muncul file konfigurasi. Klik Ok dan pilih Internet Site
8. Pada system mail name, sesuaikan dengan nama domain email yang dimasukkan pada konfigurasi diatas.
9. Buatlah 2 user baru yang akan dijadikan uji coba sebagai pengirim dan penerima.
10. Test mail server manual dengan paket telnet, untuk itu, install paket telnet terlebih dahulu.
11. Lakukan uji coba terhadap user sekar dan putri dengan menggunakan koneksi telnet dengan port 25 yang berfungsi sebagai protokol SMTP yang digunakan untuk mengirim email melalui internet. Tnetukan alamat pengirim dan penerima serta isi pesan yang akan dikirimkan.
12. Selanjutnya untuk menampilkan bahwa e-mail yang dikirimkan oleh sekar kita gunakan perintah telnet nama domain kemudian port 110.
1. Pastikan konfigurasi web server sebelumnya masih berjalan. Install aplikasi databases dan webmail roundcube. dan pilih opsi yes untuk mengkonfigurasi database paket roundcube.
4. Edit server name yang ada di file roundcube.conf yang telah di salin dengan merubah ServerName sesuai dengan nama domain yang digunakan dan letak pathnya yang ke /usr/share/roundcube
5. Aktifkan fitur roundcube sehingga membaca path yang sudah didaftarkan, dan lakukan restart terhadap web server apache.
6. Masuk ke direktori roundcube dan edit file config .inc.php menggunakan editor nano.
7. Kemudian, konfigurasikan sesuai dengan gambar untuk menghubungkan tampilan webmail (Roundcube) dengan server email (Mail Server) agar user bisa mengirim dan menerima email. 8. Simpan konfigurasi yang dilakukan dan restart apache service, dovecot dan postfix. Postfix bertanggung jawab untuk mengirimkan email ke server tujuan, atau menerima email dari luar untuk dimasukkan ke server. Sedangkan dovecot mengelola penyimpanan email di dalam server (kotak surat) dan mengizinkan pengguna untuk membuka/membaca email tersebut melalui aplikasi seperti Roundcube atau Outlook.
9. Lalu, jalankan perangkat client dan konfigurasikan DNS yang digunakan pada client agar dapat mengakses webmail roundcube.
10. Lalu, buka browser dan masuk ke url http://mail.team11.net dan login dengan user yang telah dibuat serta password yang dimasukkan ketika akan mengonfigurasi roundcube.
11. Lakukan percobaan dengan mengirimkan email dari user sekar ke user putri.
Komentar
Posting Komentar